back to top

IHSG Hijau di Sesi I, Tapi Dua Saham Prajogo Pangestu Drop

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 57,30 poin atau 0,93% ke level 6.219,34 pada akhir perdagangan sesi I, Senin (25/5/2026).

Penguatan IHSG pada sesi siang ini ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Tercatat sembilan indeks sektoral menguat, sementara dua sektor lainnya masih mengalami tekanan.

Sektor transportasi memimpin penguatan dengan kenaikan 4,19%, diikuti sektor barang konsumen siklikal yang naik 1,99% dan sektor properti yang menguat 1,24%.

Sebaliknya, sektor energi menjadi indeks dengan pelemahan terdalam setelah turun 1,35%, disusul sektor barang baku yang melemah 0,44%.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia juga terpantau cukup ramai. Hingga akhir sesi I, volume perdagangan saham mencapai 16,99 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,26 triliun.

Sebanyak 511 saham tercatat menguat, 204 saham melemah dan 99 saham bergerak stagnan.

Di jajaran saham unggulan LQ45, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk memimpin top gainers setelah melonjak 6,42%, disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk yang naik 5,88% dan PT Surya Citra Media Tbk yang menguat 5,45%.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top losers LQ45 dipimpin PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk yang turun 7,18%, diikuti PT Barito Pacific Tbk yang melemah 5,92% dan PT Bumi Resources Tbk yang terkoreksi 4,86%.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru