back to top

CGS Kembali Lepas Ratusan Juta Saham DILD, Sisa 5,66%

Emitentrust.com – CGS International Securities Singapore PTE LTD kembali mengurangi kepemilikannya di PT Intiland Development Tbk (DILD) melalui transaksi penjualan saham pada 2 Juni 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan yang disampaikan manajemen DILD pada Kamis (4/6) disebutkan bahwa, CGS International menjual sebanyak 470 juta saham DILD pada harga Rp123 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi penjualan tersebut mencapai sekitar Rp57,81 miliar.

Sebelumnya, pada 26 Mei 2026, CGS International juga telah melepas 500 juta saham DILD dengan harga yang sama, yakni Rp123 per saham. Nilai transaksi sebelumnya tercatat mencapai Rp61,50 miliar.

Manajemen menyebutkan bahwa tujuan transaksi tersebut adalah sale trade dengan status kepemilikan saham tidak langsung.

Pasca transaksi terakhir, kepemilikan saham CGS International di DILD turun menjadi 586,9 juta saham atau setara 5,66% dari sebelumnya sebanyak 1,056 miliar saham atau sekitar 10,20%.

Dengan demikian, porsi kepemilikan CGS International berkurang sekitar 4,54 poin persentase setelah serangkaian aksi divestasi yang dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.

Di tengah aksi pelepasan saham tersebut, saham DILD pada perdagangan Kamis (4/6) ditutup melemah 5,22% ke level Rp109 per saham.

Artikel Terkait

Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Bidik Ekspansi ke Sumatra & Kalimantan

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menyiapkan strategi ekspansi agresif pada 2026 dengan membidik pasar di luar Pulau Jawa, khususnya wilayah Sumatra dan Kalimantan

BEI Ungkap Fundamental Pasar Masih Kuat, Jangan Percaya Hoaks MSCI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa fundamental pasar modal Indonesia masih berada dalam kondisi solid di tengah tekanan yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

WGSH Private Placement 208,5 juta Saham, Pemilik Terdilusi 19,5%

PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berencana melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement

Populer 7 Hari

Berita Terbaru