back to top

Emiten Tommy Soeharto (HUMI) Catat Laba Anjlok 75,4% di Sepanjang 2025

Emitentrust.com – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) emiten Tommy Soeharto mencatat laba bersih sebesar US$3,21 juta sepanjang tahun 2025, merosot 75,4% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai US$13,06 juta. Di sisi lain, pendapatan perseroan masih tumbuh tipis 0,4% menjadi US$128,15 juta dari US$127,68 juta pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025 yang diterbitkan Jumat (11/6) disebutkan, penurunan laba terjadi di tengah meningkatnya sejumlah beban yang menekan profitabilitas perusahaan pelayaran tersebut.

Beban pokok pendapatan naik 4,4% menjadi US$100,77 juta dari US$96,51 juta pada tahun sebelumnya. Kenaikan biaya tersebut menyebabkan laba bruto turun 12,2% menjadi US$27,38 juta dari US$31,17 juta.

Di saat yang sama, beban umum dan administrasi meningkat 11,6% menjadi US$15,58 juta. Beban operasi lainnya juga melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi US$1,81 juta dibandingkan US$792,9 ribu pada 2024.

Tekanan terbesar berasal dari biaya keuangan yang melonjak 54,7% menjadi US$9,27 juta dari US$5,99 juta pada tahun sebelumnya. Akibatnya, laba usaha HUMI turun 35,6% menjadi US$11,89 juta dibandingkan US$18,45 juta pada 2024.

Sejalan dengan itu, laba sebelum pajak penghasilan anjlok 71,5% menjadi US$3,80 juta dari US$13,32 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Meski laba tertekan, perusahaan tetap menunjukkan ekspansi bisnis yang tercermin dari pertumbuhan aset. Total aset HUMI meningkat 15,2% menjadi US$346,16 juta per akhir 2025 dari US$300,53 juta pada akhir 2024.

Kenaikan aset terutama didorong oleh lonjakan aset tetap sebesar 30,0% menjadi US$160,02 juta dari US$123,12 juta. Perseroan juga merealisasikan belanja modal yang cukup besar dengan perolehan aset tetap senilai US$48,65 juta sepanjang tahun.

Dari sisi arus kas, aktivitas operasi menghasilkan kas bersih sebesar US$33,73 juta, meningkat 20,2% dibandingkan US$28,06 juta pada 2024. Namun, arus kas investasi tercatat negatif US$50,34 juta seiring agresifnya ekspansi dan investasi aset.

Sementara itu, total liabilitas naik 36,3% menjadi US$173,29 juta dari US$127,09 juta, terutama dipicu peningkatan pinjaman bank jangka panjang. Adapun total ekuitas relatif stabil di level US$172,87 juta.

Artikel Terkait

Lautan Luas (LTLS) Cetak Laba Rp124,4M, Melonjak 56% pada Semester I-2026

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp124,48 miliar pada semester I-2026, meningkat 56,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp79,60 miliar.

Tekanan Belum Usai! IHSG Ditutup Merosot ke Level 6.130

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Koreksi yang terjadi hari ini menjadi penurunan lima hari berturut-turut, dengan IHSG ditutup melemah 55,19 poin atau 0,89% ke level 6.130,58.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru