back to top

Raja Roti (BRRC) Tak Bagi Dividen, RUPST Ubah Jajaran Pengurus

Emitentrust.com – PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 19 Juni 2026.

Dalam rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 571,29 juta saham atau 57,44% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan dengan menyisihkan dana cadangan sebesar Rp100 juta. Sementara sisa laba bersih sebesar Rp1,39 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja Perseroan.

Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, pemegang saham juga memberikan persetujuan atas laporan keuangan Perseroan untuk periode tersebut.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui pemberhentian Afiful Mahis dari jabatan Komisaris Utama dan Dicky Chandra Hermawan dari jabatan Direktur Perseroan. Rapat juga menyetujui pengangkatan Agus Sumarjito sebagai Komisaris Utama dan Nurjihan Khairunnisa sebagai Direktur Perseroan untuk masa jabatan lima tahun sejak keputusan rapat ditetapkan.

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris BRRC menjadi Agus Sumarjito sebagai Komisaris Utama, Rosyita Rachmi Sholihah sebagai Komisaris, dan Leo Herlambang sebagai Komisaris. Adapun susunan Direksi terdiri atas Ari Sudarsono sebagai Direktur Utama dan Nurjihan Khairunnisa sebagai Direktur Perseroan.

Pada perdagangan Rabu (24/6/2026) saham BRRC stagnan di level Rp58.

Artikel Terkait

Saham BBSS Mendadak Ramai, BEI Minta Penjelasan Manajemen

PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan aktivitas transaksi dan harga saham perseroan pada perdagangan 11 Agustus 2026.

4 Saham Masuk Radar UMA Langsung Loyo

Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai hari ini Kamis (13/8) menyoroti pergerakan saham yang dinilai tidak biasa. Kali ini, empat saham sekaligus masuk radar Unusual Market Activity (UMA), yakni PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS),

IHSG Terjun 1,18% di Sesi I, Seluruh Sektor Kompak Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,18% pada perdagangan sesi pertama Kamis (13/8/2026). Tekanan pasar terjadi setelah MSCI mengumumkan hasil review dan rebalancing indeks, yang turut memicu aksi jual di pasar saham Indonesia.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru