back to top

Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Caplok 51% Saham Kawasan Industri Palembang

Emitentrust.com – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) emiten milik Hermanto Tanoko melalui entitas anaknya, PT Millenium Mega Mulia (MMM), resmi mengakuisisi 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) senilai Rp57,578 miliar.

Akuisisi tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi Perseroan memperluas portofolio pengembangan kawasan industri di Sumatera Selatan.

Manajemen RISE keterbukaan informasi, MMM membeli 57.578 lembar saham atau setara 51% kepemilikan TTT dari PT Tancorp Global Sentosa (TGS) berdasarkan Akta Jual Beli Saham Nomor 16 tanggal 26 Juni 2026. Pasca transaksi, kepemilikan saham TTT berubah dari sebelumnya 100% dimiliki TGS menjadi 49% milik TGS dan 51% dimiliki MMM.

Perseroan menjelaskan transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi sesuai ketentuan POJK No.42/POJK.04/2020, namun tidak mengandung benturan kepentingan. Nilai transaksi setara 2,07% dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,78 triliun, sehingga juga tidak memenuhi kriteria sebagai transaksi material berdasarkan POJK No.17/POJK.04/2020.

Akuisisi dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan melalui pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. TTT diketahui memiliki aset berupa lahan yang akan dikembangkan menjadi kawasan industri, yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan kawasan industri berskala besar di wilayah tersebut.

Manajemen meyakini akuisisi ini akan memperluas portofolio pengembangan properti dan kawasan industri Perseroan, membuka sumber pertumbuhan baru, meningkatkan nilai ekonomis aset, serta berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan laba Perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.

Perseroan juga menyebutkan seluruh transaksi pembelian saham tersebut dibiayai menggunakan dana internal PT Millenium Mega Mulia.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Tembus Level 6.400, Ini Sentimen Positifnya

Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 100,12...

BEI Buka Suara Soal IHSG Usai Pidato Prabowo Janjikan Ekonomi 6%

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (14/8/2026) tidak terlepas dari respons positif pelaku pasar terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

BEI Telisik Saham DGIK, Transaksi Tiba-tiba Ramai Tapi Harga Anjlok

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan aktivitas transaksi saham yang disertai penurunan harga cukup signifikan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru