back to top

Laba NEST Melonjak 25,68%, Penjualan Tembus Rp175M

Emitentrust.com -PT Esta Indonesia Tbk (NEST) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,44 miliar pada semester I-2026, meningkat 25,68% dibandingkan Rp5,92 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba ditopang oleh penjualan yang tumbuh 27,69% menjadi Rp175,55 miliar dari Rp137,48 miliar pada semester I-2025.

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, pertumbuhan penjualan turut mendorong laba bruto meningkat menjadi Rp10,60 miliar, atau naik 28,80% dibandingkan Rp8,23 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja operasional juga membaik. Laba usaha tercatat sebesar Rp9,41 miliar, melonjak 80,96% dari Rp5,20 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, laba sebelum pajak meningkat 33,43% menjadi Rp9,54 miliar dari Rp7,15 miliar.

Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset Perseroan meningkat menjadi Rp426,87 miliar, dibandingkan Rp416,11 miliar pada akhir 2025. Di sisi lain, total liabilitas turun menjadi Rp46,76 miliar dari Rp47,93 miliar, mencerminkan posisi keuangan yang semakin solid.

Artikel Terkait

IHSG Akhiri Juli Nanjak ke Level 6.236, Reli Sepekan Capai 3,44%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026). IHSG menguat 0,80% ke level 6.236,12, sekaligus menutup perdagangan sepanjang Juli 2026 dengan kinerja positif.

BEI Tetapkan Saham Berbasis Hijau Perkuat Pendanaan Berkelanjutan di Pasar Modal

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Green Equity Designation atau Penetapan Saham Berbasis Hijau sebagai langkah memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan sekaligus memperluas akses pendanaan bagi perusahaan yang berkontribusi terhadap ekonomi hijau dan transisi rendah karbon.

Diam-diam! Crown Company Caplok 8,257% Saham BLTZ Lewat Dua Transaksi

Investor asing CROWN COMPANY PTE. LTD. resmi mengakumulasi kepemilikan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) melalui dua transaksi akuisisi tidak langsung (indirect acquisition) yang efektif pada 24 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru