back to top

Borong Jutaan Saham, Kepemilikan Phillip Securities Melonjak di STRK

EmTrust – Investor asing asal Singapura, Phillip Securities PTE LTD, dilaporkan kembali mempertebal porsi kepemilikan sahamnya di emiten produsen minuman beralkohol, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK). Dalam laporan kepemilikan saham yang dirilis secara resmi pada 5 Februari 2026, perusahaan tersebut tercatat melakukan aksi beli terhadap jutaan lembar saham STRK.

Berdasarkan rincian transaksi yang dilakukan pada 3 Februari 2026, Phillip Securities PTE LTD membeli sebanyak 5.077.200 lembar saham biasa. Transaksi ini dilaksanakan pada harga pelaksanaan sebesar Rp179,00 per saham. Melalui pembelian tersebut, status kepemilikan yang bersifat tidak langsung ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan bagi struktur pemegang saham perusahaan.

Sebelum transaksi ini dilakukan, Phillip Securities PTE LTD menggenggam sebanyak 1.713.654.600 unit saham atau setara dengan 15,98% hak suara. Setelah aksi beli tersebut tuntas, total kepemilikan saham mereka kini meningkat menjadi 1.718.731.800 unit saham, yang merepresentasikan 16,03% dari total hak suara perusahaan.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Phillip Securities PTE LTD menegaskan bahwa status kepemilikan mereka adalah sebagai pemilik tidak langsung. Selain itu, perusahaan juga mengklarifikasi bahwa pihaknya bukan merupakan pemegang saham pengendali dan tidak memiliki intensi untuk melakukan pengendalian atas PT Lovina Beach Brewery Tbk.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru