back to top

Efek Akuisisi Tambang Emas, Laba DEWA Melejit Ribuan Persen

Emitentrust.com – Emiten kontraktor tambang grup Bakrie PT Dharma Henwa Tbk, mencatat lonjakan kinerja spektakuler sepanjang 2025 dengan laba bersih yang melesat ribuan persen.

Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak drastis menjadi Rp4,30 triliun, atau meroket sekitar 7.689% dibandingkan Rp55,23 miliar pada 2024.

Kinerja impresif ini ditopang oleh peningkatan pendapatan menjadi Rp6,39 triliun dari Rp6,03 triliun pada tahun sebelumnya. Di saat yang sama, beban pokok pendapatan justru turun menjadi Rp5,43 triliun dari Rp5,59 triliun, sehingga mendorong laba bruto naik signifikan menjadi Rp962,17 miliar dari Rp439,46 miliar.

Lonjakan terbesar terjadi pada laba sebelum pajak yang melejit menjadi Rp4,21 triliun dari hanya Rp95,07 miliar. Kenaikan ini terutama dipicu oleh pencatatan penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp3,73 triliun, berbalik dari posisi negatif Rp6,17 miliar pada tahun sebelumnya.

Kontributor utama pos tersebut berasal dari pengakuan goodwill negatif terkait akuisisi PT Gayo Mineral Resources, aset tambang emas dan tembaga yang masih dalam tahap eksplorasi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Sejalan dengan ekspansi tersebut, total aset perseroan juga melonjak menjadi Rp16,73 triliun dari Rp8,53 triliun. Sementara itu, total liabilitas meningkat menjadi Rp8,13 triliun dari Rp5,49 triliun.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru