Emitentrus.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) emiten batu bara grup Bakrie kembali penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp1,839 triliun.
Langkah ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan target penghimpunan dana hingga Rp5 triliun.
Dalam keterbukaan informasi Selasa (5/5), perseroan merinci bahwa obligasi tahap V ini terbagi dalam tiga seri dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebagai berikut:
Seri A: Rp600,04 miliar, bunga 7,50%, tenor 370 hari (jatuh tempo 2 Juni 2027)
Seri B: Rp905,97 miliar, bunga 8,75%, tenor 3 tahun (jatuh tempo 22 Mei 2029)
Seri C: Rp333,86 miliar, bunga 9,05%, tenor 5 tahun (jatuh tempo 22 Mei 2031)
Pembayaran bunga dilakukan secara triwulanan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 22 Agustus 2026.
Sebelumnya, BUMI telah menerbitkan empat tahap obligasi sepanjang 2025 hingga awal 2026 dengan total nilai sekitar:
Tahap I: Rp350 miliar
Tahap II: Rp721,61 miliar
Tahap III: Rp780 miliar
Tahap IV: Rp612,75 miliar
Sehingga secara kumulatif, termasuk tahap V, total dana yang telah dihimpun mencapai sekitar Rp4,3 triliun.
Adapun jadwal penawaran obligasi tahap V ini adalah:
Masa penawaran umum: 13 – 19 Mei 2026
Penjatahan: 20 Mei 2026
Distribusi elektronik: 22 Mei 2026
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 25 Mei 2026
Didukung Sejumlah Sekuritas Besar
Penerbitan obligasi ini melibatkan sejumlah penjamin pelaksana emisi PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia


