Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026). IHSG naik 15,14 poin atau 0,22% ke level 6.971,95, meski mayoritas sektor justru berada di zona merah.
Penguatan IHSG ditopang oleh sektor barang konsumen siklikal yang melonjak 2,53%, diikuti sektor barang konsumen non-siklikal yang naik 1,53% serta sektor infrastruktur yang menguat 0,96%.
Namun, laju indeks tertahan oleh pelemahan sejumlah sektor. Sektor kesehatan mencatat penurunan terdalam sebesar 1,63%, disusul sektor teknologi yang turun 1,56% dan sektor transportasi yang melemah 1,52%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume mencapai 59,58 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp20,73 triliun. Sebanyak 327 saham menguat, 357 saham melemah, dan 134 saham stagnan.
Dari jajaran saham, RDTX memimpin penguatan dengan kenaikan Rp1.125 menjadi Rp16.625 per saham. Disusul SHIP yang naik Rp700 ke Rp4.540, serta FILM yang menguat Rp550 menjadi Rp2.930 per saham.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada saham AADI yang turun Rp625 ke Rp10.975 per saham, diikuti SRAJ yang melemah Rp625 menjadi Rp14.425, serta ARKO yang turun Rp600 ke Rp9.050 per saham.
Untuk saham teraktif, MINA mencatat frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 116.280 kali senilai Rp562 miliar. Diikuti GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan 90.191 transaksi senilai Rp1,3 triliun dan SDMU sebanyak 82.895 kali senilai Rp172 miliar.
Di indeks LQ45, Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menjadi top gainers dengan kenaikan 7,95%, diikuti Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang naik 6,58% dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menguat 6,05%.
Sebaliknya, GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi top losers setelah terkoreksi 5,56%, disusul Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 5,39% dan Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 4,17%.


