back to top

Ini Penilaian Pefindo soal Obligasi MBMA Jatuh Tempo

Emitentrust.com – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA untuk surat utang yang diterbitkan oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), yakni Obligasi III Tahun 2025 Seri A.

Berdasarkan keterangan PEFINDO, obligasi tersebut memiliki nilai pokok sebesar Rp824,95 miliar dan akan jatuh tempo pada 22 April 2026. Peringkat idA mencerminkan kemampuan yang kuat dari MBMA dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan emiten Indonesia lainnya.

Seiring dengan jatuh tempo obligasi, MBMA telah menyiapkan strategi pelunasan dengan memanfaatkan kombinasi dana internal dan pinjaman dari pihak ketiga. Langkah ini dinilai mampu menjaga likuiditas Perseroan.

Dari sisi likuiditas, posisi kas MBMA per akhir November 2025 tercatat mencapai USD177 juta. Selain itu, Perseroan juga masih memiliki fasilitas kredit bergulir yang belum digunakan sebesar USD140 juta, yang dapat menjadi penopang tambahan untuk memenuhi kewajiban keuangan.

Dengan dukungan likuiditas yang memadai dan akses pendanaan eksternal, MBMA dinilai memiliki fleksibilitas keuangan yang cukup dalam menghadapi kewajiban obligasi yang akan jatuh tempo pada 2026.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru