back to top

NOBU Gelar RUPSLB, Direktur Dicopot, Komisaris Baru Masuk

Emitentrust.com – PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Januari 2026. Rapat tersebut telah memenuhi ketentuan kuorum sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Manajemen NOBU dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1), menyampaikan bahwa RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili sebanyak 6.346.350.141 saham atau setara 84,86% dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.

Dalam Agenda I RUPSLB, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Andrian Meirawan Saputra dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Selain itu, rapat juga menyetujui pengangkatan dan penetapan Patrick Nai-Chung Chang sebagai Komisaris Independen Perseroan serta Lee Joo Hwan sebagai Direktur Perseroan.

Masa jabatan Patrick Nai-Chung Chang dan Lee Joo Hwan berlaku terhitung sejak ditutupnya RUPSLB hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ketiga setelah RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2023.

Seiring dengan keputusan tersebut, berikut susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Nationalnobu Tbk.:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama (Non Independen): Dongwook Kim

Komisaris Independen: Prof. Adrianus Mooy, MSc, PhD

Komisaris Independen: Dewi Pandamsari

Komisaris Independen: Tjindrasa Ng

Komisaris Independen: Patrick Nai-Chung Chang

Direksi

Direktur Utama: Suhaimin Djohan

Direktur: Januar Angkawidjaja

Direktur: Hendra Kurniawan

Direktur: Steve Marciano Joe

Direktur: Lee Joo Hwan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Siap Panen! Tambang Emas Wolfram Melaju Lebih Cepat

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali mencatatkan kemajuan penting dalam strategi diversifikasi bisnisnya. Anak usaha Perseroan di Australia, Wolfram Limited, mengumumkan

Listing Besok! IPO Prodia Diagnostic Line (PRDL) Kebanjiran Permintaan 709 Kali

Penawaran Umum Perdana Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan antusiasme investor yang luar biasa.

IHSG Ditutup Terkapar! Hanya Sektor Kesehatan yang Bertahan Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (8/7/2026). IHSG merosot 107,41 poin atau 1,89% ke level 5.873,37, seiring tekanan jual yang melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru