back to top

Sepi Peminat! Tender Wajib ASLI Berakhir Nihil

Emitentrust.com – Pengendali baru PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), yakni PT Wahana Konstruksi Mandiri, resmi melaporkan hasil pelaksanaan Penawaran Tender Wajib kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan laporan tertanggal 16 April 2026, aksi tender wajib tersebut berakhir tanpa adanya transaksi dari pemegang saham publik. Artinya, tidak ada investor yang melepas sahamnya kepada pengendali baru selama periode penawaran.

Tender wajib sendiri telah berlangsung sejak 5 Maret hingga 3 April 2026, dengan penyelesaian transaksi dijadwalkan pada 15 April 2026. Dalam aksi tersebut, pengendali menawarkan pembelian hingga 2,33 miliar saham dengan harga Rp204 per lembar.

Langkah ini merupakan kewajiban regulator yang harus dilakukan setelah terjadinya pengambilalihan perusahaan terbuka, sesuai ketentuan POJK No. 9/2018.

Namun demikian, minimnya respons dari pemegang saham publik membuat tidak terjadi perubahan komposisi kepemilikan. Saham yang dimiliki PT Wahana Konstruksi Mandiri di ASLI tetap sebesar 3,92 miliar lembar atau setara 62,72%.

PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) adalah perusahaan nasional yang bergerak di bidang kontraktor umum (general contractor) dan konstruksi bangunan sipil, khususnya pekerjaan pondasi, erection, bekisting, serta pembangunan jalan.

Emitentrust.com – Pengendali baru PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), yakni PT Wahana Konstruksi Mandiri, resmi melaporkan hasil pelaksanaan Penawaran Tender Wajib kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan laporan tertanggal 16 April 2026, aksi tender wajib tersebut berakhir tanpa adanya transaksi dari pemegang saham publik. Artinya, tidak ada investor yang melepas sahamnya kepada pengendali baru selama periode penawaran.

Tender wajib sendiri telah berlangsung sejak 5 Maret hingga 3 April 2026, dengan penyelesaian transaksi dijadwalkan pada 15 April 2026. Dalam aksi tersebut, pengendali menawarkan pembelian hingga 2,33 miliar saham dengan harga Rp204 per lembar.

Langkah ini merupakan kewajiban regulator yang harus dilakukan setelah terjadinya pengambilalihan perusahaan terbuka, sesuai ketentuan POJK No. 9/2018.

Namun demikian, minimnya respons dari pemegang saham publik membuat tidak terjadi perubahan komposisi kepemilikan. Saham yang dimiliki PT Wahana Konstruksi Mandiri di ASLI tetap sebesar 3,92 miliar lembar atau setara 62,72%.

PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) adalah perusahaan nasional yang bergerak di bidang kontraktor umum (general contractor) dan konstruksi bangunan sipil, khususnya pekerjaan pondasi, erection, bekisting, serta pembangunan jalan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru