Emitentrust.com – PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menyiapkan langkah ekspansi besar melalui aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dalam keterbukaan informasi, SINI berencana menerbitkan hingga 721,5 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dengan asumsi harga pelaksanaan Rp5.000 per saham, perseroan berpotensi meraup dana segar hingga Rp3,6 triliun.
Dana hasil rights issue tersebut akan difokuskan untuk mengakuisisi 99,995% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO), dengan nilai transaksi mencapai Rp1,73 triliun.
Nilai transaksi tersebut setara 110,27% dari total aset perseroan, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material. Selain akuisisi, dana juga akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang lebih awal serta tambahan modal kerja.
Manajemen menilai aksi korporasi ini akan membawa dampak signifikan terhadap perbaikan struktur keuangan perseroan, termasuk membalikkan posisi ekuitas dari negatif menjadi positif.
“Pelaksanaan PMHMETD diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi tertanggal 16 April 2026.
Secara proforma, langkah ini juga diproyeksikan mampu menurunkan rasio liabilitas terhadap aset dari 1,44 kali menjadi 0,62 kali, mencerminkan perbaikan leverage yang cukup signifikan.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, SINI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 26 Mei 2026 guna meminta persetujuan investor. Jika disetujui, perseroan akan segera mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan.


