back to top

Suspensi Berlapis Berakhir, MYTX Kembali Diperdagangkan

Emitentrust.com – Penantian panjang investor PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) akhirnya berakhir. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham MYTX setelah dinyatakan telah memenuhi seluruh kewajiban yang menjadi penyebab suspensi.

Dalam Pengumuman Bursa yang dirilis Kamis (5/2) dijelaskan, perdagangan saham MYTX kembali dibuka efektif mulai 4 Februari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

BEI mencatat, pembukaan suspensi ini sekaligus mengakhiri rangkaian panjang penghentian perdagangan saham MYTX yang sebelumnya dilakukan dalam beberapa tahap, yakni pada 31 Januari 2025, 30 April 2025, 31 Juli 2025, 31 Oktober 2025 dan 30 Januari 2026

Seluruh suspensi tersebut kini resmi dicabut setelah Perseroan memenuhi seluruh kewajiban yang menjadi dasar dilakukannya suspensi efek, sebagaimana ditegaskan BEI dalam pengumumannya.

Dengan dibukanya suspensi ini, saham MYTX dapat kembali diperdagangkan secara normal di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, membuka kembali peluang transaksi bagi investor setelah lama terkunci akibat suspensi beruntun.

Langkah BEI ini menjadi sorotan pelaku pasar, mengingat panjangnya masa suspensi MYTX dan potensi volatilitas yang bisa muncul pada perdagangan perdana pasca-dibuka.

BEI juga mengimbau seluruh investor untuk tetap mencermati keterbukaan informasi Perseroan serta mempertimbangkan risiko sebelum melakukan transaksi atas saham MYTX.

Pasca pembukaan suspensi hari ini saham MYTX tidak tersentuh transaksi masih bertengger di harga Rp36.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru