back to top

Telkom (TLKM) Divestasi Seluruh Saham AdMedika ke Investor Singapura

Emitentrust.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi melepas seluruh kepemilikan saham PT Administrasi Medika (AdMedika) melalui anak usahanya PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) dan PT Metra Digital Investama Ventura (MDI) kepada Global Assistance & Healthcare Singapore Pte. Ltd. (Fullerton).

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/6), manajemen TLKM menyatakan aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari strategi penataan portofolio (streamlining) dan transformasi bisnis Telkom Group yang kini berfokus pada empat pilar utama, yakni digital infrastructure, integrated B2C service, B2B ICT service, dan international business.

Transaksi divestasi dilakukan pada 2 Juni 2026 dengan objek transaksi sebanyak 452.330 lembar saham atau setara 100% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh AdMedika.

Rinciannya, TelkomMetra menjual sebanyak 452.329 saham atau setara 99,99% kepemilikan, sementara MDI melepas 1 saham atau setara 0,01% kepemilikan di AdMedika.

Adapun pembeli seluruh saham tersebut adalah Global Assistance & Healthcare Singapore Pte. Ltd. (Fullerton) yang bertindak sebagai selected purchaser dalam proses divestasi.

Manajemen menjelaskan bahwa pelepasan AdMedika merupakan bagian dari upaya penyederhanaan portofolio bisnis non-inti (non-core) guna meningkatkan fokus perusahaan pada sektor-sektor yang menjadi penggerak utama pertumbuhan Telkom ke depan.

Selain untuk menyederhanakan struktur bisnis, aksi korporasi ini juga bertujuan memperoleh unlock value dari aset non-core yang dimiliki grup usaha. Langkah tersebut juga sejalan dengan program penataan anak usaha BUMN yang didorong oleh PT Danantara Asset Management (Persero).

“Diharapkan dengan adanya aksi korporasi ini dapat mendukung transformasi Telkom Group menuju Strategic Holding serta memaksimalkan penciptaan nilai dari divestasi AdMedika,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Perseroan menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Telkom.

Selain itu, Telkom menilai aksi pengembangan bisnis non-organik melalui divestasi ini akan memberikan manfaat dan keuntungan strategis bagi Telkom Group dalam jangka panjang.

Hingga keterbukaan informasi disampaikan, perseroan belum mengungkapkan nilai transaksi penjualan saham AdMedika kepada Fullerton.

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Dapat Restu Gelar Buyback Saham Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang

BEI Minta Klarifikasi Emiten Haji Isam (JARR) Terkait Sengketa Pembelian 3.500 Ton CPO

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten milik Haji Isam memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat dari Law Office R. Azhari & Co mengenai dugaan sengketa hukum material atas transaksi pembelian crude palm oil

WIKA Sebut Sidang Perdana PKPU Anak Usaha Digelar 22 Juli 2026

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BEI: WIKA) menegaskan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru