EmTrust – PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) mengumumkan akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias Private Placement dengan menerbitkan saham baru dalam jumlah jumbo. Aksi korporasi ini dilakukan melalui skema konversi utang menjadi saham.
Mengacu pada keterbukaan informasi Perseroan, SDMU akan menerbitkan sebanyak 1.115.466.100 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp50 per saham. Jumlah saham baru tersebut setara dengan 49,56 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan saat ini.
Pelaksanaan konversi utang menjadi saham sekaligus pencatatan saham tambahan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari 2026, sementara pengumuman hasil PMTHMETD akan disampaikan pada 8 Januari 2026.
Seluruh saham baru hasil PMTHMETD ini akan diserap sepenuhnya oleh Iloe Mien Sasminto, yang merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan.
Manajemen SDMU menjelaskan, aksi PMTHMETD tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 17 Oktober 2025. Persetujuan tersebut dituangkan dalam Akta Berita Acara RUPSLB Perseroan Nomor 129 tanggal 17 Oktober 2025 yang dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.
PMTHMETD akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp55 per saham, yang ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak dan mengacu pada ketentuan Peraturan BEI Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham. Perseroan menegaskan bahwa penetapan harga tersebut dilakukan secara wajar dan tidak merugikan pemegang saham non-pengendali maupun non-pemegang saham utama.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD ini, modal ditempatkan dan disetor SDMU akan meningkat menjadi Rp169,29 miliar, seiring dengan masuknya saham baru hasil konversi utang tersebut.


