back to top

MPXL Amankan Kontrak Rp19 Miliar, Perkuat Kinerja Logistik Energi Nasional

EmTrust – Emiten jasa transportasi dan logistik, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), mengumumkan keberhasilannya mengamankan kontrak baru senilai Rp19 miliar untuk mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini memperkuat posisi Perseroan dalam ekosistem pendukung infrastruktur energi nasional.

Berdasarkan laporan informasi atau fakta material yang dirilis pada 26 Januari 2026, Perseroan telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Triparty terkait pengangkutan dan pemanfaatan limbah abu batubara (fly ash dan bottom ash).

Sinergi dengan Grup PLN Dalam kontrak ini, MPXL bersinergi dengan dua entitas besar, yaitu PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya dan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah. Kerjasama ini difokuskan pada penyediaan material untuk pembangunan proyek PLTA Cisokan yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat.

“Kontrak kerjasama ini akan berlaku untuk satu tahun ke depan dengan estimasi nilai kontrak sebesar Rp19.000.000.000 (sembilan belas miliar rupiah),” ungkap manajemen MPXL dalam keterbukaan informasi tersebut.

Dampak Terhadap Kinerja Perusahaan Manajemen menegaskan bahwa perolehan kontrak ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kelangsungan usaha dan kondisi finansial emiten berkode saham MPXL tersebut. Selain memberikan kepastian jangka panjang atas kegiatan operasional, proyek ini diharapkan dapat mendongkrak performa laba perusahaan di tahun berjalan.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru