Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham emiten investasi PT Charnic Capital Tbk (NICK) masih didominasi pemegang saham pengendali.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 28 Februari 2026, pemegang saham utama PT Indovest Central tercatat menggenggam 375,08 juta saham atau sekitar 57,6% dari total saham perseroan.
Dengan porsi tersebut, Indovest Central tetap menjadi pengendali utama di emiten yang tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia tersebut.
Selain pengendali utama, pemegang saham besar lainnya adalah PT Okansa Indonesia yang memiliki sekitar 113,16 juta saham atau setara 17,38% dari total saham NICK.
Sementara sisanya dimiliki oleh investor publik dan pemegang saham minoritas lainnya.
Laporan tersebut juga mencatat porsi saham free float NICK mengalami penurunan.
Free float tercatat sekitar 110,48 juta saham atau 16,97% dari total 651,15 juta saham yang tercatat di Bursa.
Angka ini turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 19,98%.
Sementara saham publik yang beredar tercatat sekitar 140,79 juta saham atau 21,63% dari total saham perseroan.
Di sisi manajemen, komisaris perseroan Freddy Santoso tercatat memiliki 22,10 juta saham atau sekitar 3,39% dari total saham perusahaan.
Menariknya, jumlah investor saham NICK justru mengalami peningkatan dan Anton Santoso tidak memilik saham namun ditetapkan sebagai pemilik manfaat akhir
Jumlah pemegang saham berbasis Single Investor Identification (SID) naik dari 833 investor menjadi 909 investor, atau bertambah 76 investor hingga akhir Februari 2026.


