back to top

MBAP Klarifikasi Lonjakan Transaksi Saham

Emitentrust.com– PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait peningkatan aktivitas dan harga saham perseroan yang terjadi pada 4 Maret 2026.

Berdasarkan pemantauan BEI, aktivitas transaksi saham MBAP meningkat menjadi 1.659.200 saham dengan frekuensi 1.337 kali, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang tercatat 447.800 saham dengan frekuensi 437 kali.

Selain itu, harga saham MBAP juga ditutup naik Rp45 atau 2,54%, dari Rp1.770 menjadi Rp1.815.

Head of Legal & Corporate Secretary Mitrabara Adiperdana Tbk, Meliana Gunawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi investor.

Perseroan juga menegaskan tidak terdapat informasi material sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material maupun ketentuan keterbukaan informasi dalam peraturan BEI yang belum disampaikan ke publik.

Selain itu, manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham yang wajib dilaporkan sesuai ketentuan POJK Nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Terkait rencana aksi korporasi, perseroan mengakui memiliki sejumlah rencana strategis dalam waktu dekat. Namun, rencana tersebut tidak berdampak terhadap pencatatan saham perseroan di Bursa maupun keputusan investasi pemodal.

Perseroan juga telah melakukan konfirmasi kepada pemegang saham utama dan memastikan tidak terdapat rencana perubahan kepemilikan saham yang dapat berdampak material terhadap perusahaan.

Artikel Terkait

IHSG Anjlok 3,38%, Semua Sektor Tumbang di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/4/2026), dengan pelemahan tajam. IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38% ke level 7.129,49,

MEJA Gagal Gelar RUPSLB, Rights Issue Rp1,6T Tak Kourum

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 24 April 2026 tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum kehadiran.

Komisaris Pakuwon Jati (PWON) Irene Tedja Mundur!

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari salah satu anggota Dewan Komisaris, Irene Tedja.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru