back to top

Bosan Rugi, Emiten Hapsoro (PADI) Akhirnya Cetak Laba di 2025

Emitentrust.com- Emiten milik Hapsoro PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) akhirnya berbalik arah pada 2025. Setelah mencatat kerugian selama beberapa tahun, perusahaan sekuritas ini berhasil membukukan laba bersih Rp1,81 miliar pada 2025, berbalik dari rugi Rp13,79 miliar pada 2024.

Dengan capaian tersebut, PADI mencatat lonjakan kinerja sekitar 113% secara tahunan (year-on-year) dari posisi rugi menjadi laba.

Berdasarkan laporan tahunan 2025, pendapatan usaha perseroan juga melonjak drastis menjadi Rp61,74 miliar, dibandingkan hanya Rp1,59 miliar pada 2024. Peningkatan pendapatan ini ikut mendorong perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Di sisi operasional, PADI juga berhasil mencatat laba usaha Rp1,18 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp14,72 miliar pada tahun sebelumnya.

Perbaikan kinerja ini sekaligus menjadi titik balik setelah empat tahun berturut-turut perusahaan mencatat kerugian, sejak 2021 hingga 2024.

Dari sisi neraca, total aset perseroan pada 2025 tercatat Rp256,53 miliar, meningkat dari Rp175,97 miliar pada 2024.

Sementara itu, total liabilitas naik cukup signifikan menjadi Rp98,76 miliar dari Rp20,66 miliar pada tahun sebelumnya. Adapun total ekuitas perseroan tercatat Rp157,77 miliar.

Harga Saham Ikut Melonjak

Perbaikan kinerja juga tercermin dari pergerakan saham PADI di **Bursa Efek Indonesia. Sepanjang 2025, harga saham PADI sempat melonjak signifikan.

Pada kuartal IV 2025, saham PADI ditutup di level Rp123 per saham, melonjak jauh dibandingkan harga penutupan kuartal I 2025 yang berada di sekitar Rp47 per saham.

Lonjakan harga saham tersebut juga mendorong kapitalisasi pasar PADI menembus Rp1,39 triliun pada akhir 2025.

Artikel Terkait

KIJA Ungkap Restrukturisasi Kepemilikan Anak Usaha, Ini Detailnya

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) melaporkan transaksi afiliasi senilai total Rp2,16 miliar sebagai bagian dari penataan kepemilikan pada salah satu entitas anak usaha. Perseroan menegaskan transaksi tersebut tidak berdampak material

Adhi Commuter Properti (ADCP) Bebas dari Ancaman PKPU

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) terbebas dari proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) setelah Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak permohonan yang diajukan PT Tyang Tehnik Seisoku.

BEI Soroti Perubahan Komposisi Saham dan Arah Bisnis Remala Abadi (DATA)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam suratnya tertanggal 22 Juli 2026 meminta penjelasan PT Remala Abadi Tbk (DATA) terkait perubahan komposisi saham, pengendali dan transaksi material berupa fasilitas pinjaman dan arah bisnis.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru