back to top

Pengelola gerai KFC (FAST) Rugi Rp369M, Susut 53,7% di 2025

Emitentrust.com – PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) emiten makanan siap saji KFC mencatatkan perbaikan kinerja signifikan sepanjang 2025 meski masih membukukan rugi bersih.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2025 yang telah diaudit, emiten pengelola restoran cepat saji ini membukukan rugi bersih sebesar Rp369,24 miliar pada 2025. Angka ini membaik 53,7% dibandingkan rugi Rp798,24 miliar pada 2024.

Perbaikan ini terjadi seiring meningkatnya efisiensi beban dan lonjakan pendapatan lain-lain.

Dari sisi topline, penjualan bersih relatif stagnan di Rp4,88 triliun, hanya naik tipis sekitar 0,1% dibandingkan Rp4,87 triliun pada 2024.

Namun, tekanan masih terasa dari sisi operasional. Beban penjualan memang turun menjadi Rp2,60 triliun dari Rp2,71 triliun, sementara beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp665,33 miliar dari Rp690,45 miliar.

Kinerja juga tertolong oleh lonjakan pendapatan lain-lain yang meroket 149% menjadi Rp156,83 miliar, dari sebelumnya Rp63,00 miliar.

Di sisi neraca, FAST mencatatkan total aset melonjak 40,2% menjadi Rp4,94 triliun, dibandingkan Rp3,52 triliun pada 2024. Lonjakan ini terutama ditopang kenaikan aset tetap yang melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp1,83 triliun.

Namun, liabilitas juga meningkat cukup tajam. Total liabilitas naik 32,7% menjadi Rp4,51 triliun, dari Rp3,40 triliun.

Sementara itu, ekuitas perseroan ikut terdongkrak signifikan. Total ekuitas melonjak 241% menjadi Rp435,85 miliar, dari Rp127,73 miliar pada tahun sebelumnya, didorong oleh revaluasi aset dan tambahan modal.

Harga saham FAST pada penutupan Jumat (17/4) berada si level Rp346.

FAST perusahaan yang bergerak di bidang restoran cepat saji dan merupakan pemegang hak waralaba tunggal merek KFC di Indonesia.

Didirikan oleh Keluarga Gelael, perusahaan ini kini dikendalikan secara bersama oleh Salim Group (melalui PT Indoritel Makmur Internasional) dan PT Gelael Pratama, dengan PT Shankara Fortuna Nusantara.

Artikel Terkait

BI – Rate Tetap di Level 4,75 Persen

Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 yang berlangsung pada Selasa (21/4) dan Rabu ini memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate

Garuda (GIAA) Gelar RUPS Mei, Ada Agenda Ganti Pengurus

Garuda Indonesia Persero Tbk (GIAA) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada 13 Mei 2026.

Chitose (CINT) Setujui Tebar Dividen Rp13,8 per Saham, Cair Mei

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari ini Rabu, 22 April 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru