back to top

ESSA Hentikan Sementara Operasi Pabrik Amoniak Mulai Mei 2026

Emitentrust.com – PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mengumumkan rencana penghentian sementara operasional fasilitas Banggai Ammonia Plant (BAP) milik entitas anaknya, PT Panca Amara Utama, dalam rangka pemeliharaan terjadwal.

Berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 21 April 2026, manajemen ESSA menyampaikan bahwa kegiatan pre-scheduled plant maintenance ini akan berlangsung selama kurang lebih lima minggu, dimulai pada 6 Mei 2026.

Pemeliharaan ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk menjaga keandalan serta kinerja optimal fasilitas produksi. Meski demikian, aktivitas tersebut diperkirakan akan berdampak pada penurunan sementara produksi amoniak selama periode perawatan.

Fasilitas BAP sendiri dikenal sebagai salah satu pabrik amoniak paling efisien di dunia, dengan dukungan teknologi KBR Reforming Exchanger System & Purifier yang memungkinkan efisiensi tinggi dalam proses produksi.

Manajemen menegaskan bahwa langkah ini telah direncanakan sebelumnya dan sejalan dengan paparan dalam Public Expose serta RUPS Tahunan 2025.

“Pemeliharaan terjadwal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan keandalan operasional BAP di masa mendatang,” tulis manajemen dalam keterangannya.

Meski ada potensi penurunan produksi sementara, ESSA memastikan bahwa kegiatan ini tidak memberikan dampak material terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan secara keseluruhan.

Artikel Terkait

Rugi RUNS Bengkak 137% di 2025, Pendapatan Turun, Beban Naik

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mencatat rugi bersih sebesar Rp7,59 miliar sepanjang 2025, melonjak tajam 137,9% dibandingkan rugi Rp3,19 miliar pada tahun sebelumnya.

IHSG Ditutup Melemah! Padahal 9 Sektor Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (21/4/2026) di zona merah, terkoreksi 34,73 poin atau 0,46% ke level 7.559,38.

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp15,4T, Naik 16,6% di Kuartal I 2026

Di tengah tekanan global yang belum mereda akibat meningkatnya tensi geopolitik dan volatilitas pasar keuangan internasional, Bank Mandiri tetap mampu menunjukkan resiliensi bisnis dengan membukukan kinerja yang solid pada kuartal I 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru