Emitentrust.com -PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) resmi mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau right issue dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada April 2026.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Selain itu, PYFA juga akan menerbitkan waran dengan porsi maksimal sekitar 35% dari total saham beredar setelah pelaksanaan right issue.
Manajemen menyebut, dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan serta membuka peluang akuisisi guna mendukung ekspansi bisnis. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi PYFA dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi.
Direktur PYFA, Sinta L. Ningsih, menyampaikan bahwa persetujuan pemegang saham menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan.
Dengan dukungan pemegang saham, kami akan fokus melengkapi ekosistem layanan kesehatan dan menghadirkan produk serta layanan berbasis teknologi untuk masyarakat,” ujarnya.
Adapun pelaksanaan right issue ditargetkan berlangsung secara bertahap, dimulai dari pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Juni 2026, hingga periode pelaksanaan HMETD yang dijadwalkan pada Juli 2026.
Perseroan menargetkan seluruh rangkaian aksi korporasi ini rampung pada kuartal III 2026. Ke depan, PYFA akan mengedepankan strategi pertumbuhan adaptif melalui optimalisasi portofolio bisnis, termasuk ekspansi dan akuisisi, guna menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.


