back to top

ASPR Jadwalkan Dividen 20% Laba 2025, Nilainya Segini

Emitentrust.com – PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,75 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 9 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp1.749.005.815 atau setara Rp0,64 per saham.

Pembagian dividen tersebut berasal dari kinerja keuangan ASPR sepanjang 2025 yang membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp8,75 miliar.

Dengan demikian, perseroan membagikan sekitar 20% dari laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham.

Selain mencatat laba bersih positif, ASPR juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,94 miliar dan total ekuitas mencapai Rp178,42 miliar per 31 Desember 2025.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 18 Juni 2026, sedangkan ex dividen dijadwalkan pada 19 Juni 2026.

Sementara itu, daftar pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 22 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun pembayaran dividen kepada investor akan dilakukan pada 10 Juli 2026.

Pada perdagangan Kamis (11/6) saham ASPR berada di level Rp165.

Sebagai informasi, PT Asia Pramulia Tbk merupakan produsen kemasan plastik yang berfokus pada industri kemasan rigid plastic packaging untuk berbagai sektor, termasuk makanan, minuman, cat, bahan kimia, serta kebutuhan rumah tangga.

Artikel Terkait

BEI Beri Sanksi 3 Penerbit Obligasi dan Sukuk

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih terdapat tiga perusahaan tercatat yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan Tahunan per 31 Desember 2025 hingga batas waktu yang telah ditentukan.

JSPT Siapkan Dividen Tunai Rp57,9M, Catat Tanggalnya

Emiten properti dan perhotelan, Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp57,97 miliar atau setara Rp25 per saham

PYFA Tunda Rights Issue, Ini Alasannya

Pyridam Farma Tbk (PYFA) memutuskan menunda pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue

Populer 7 Hari

Berita Terbaru