back to top

MFMI Tebar Dividen 95% Laba 2025, Ini Jadwal dan Nilainya

Emitentrust.com – PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,97 miliar atau Rp29 per saham kepada para pemegang saham. Nilai dividen tersebut setara sekitar 95,4% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sepanjang tahun buku 2025 sebesar Rp23,03 miliar.

Keputusan pembagian dividen tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 9 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp21.969.849.000 dengan nilai dividen tunai sebesar Rp29 per saham. Perseroan juga memastikan tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham dalam perhitungan pembagian dividen tersebut.

Adapun jadwal pembagian dividen dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026, sementara ex dividen dijadwalkan pada 19 Juni 2026. Tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen jatuh pada 22 Juni 2026 pukul 16.10 WIB.

Selanjutnya, pembayaran dividen kepada pemegang saham akan dilakukan pada 26 Juni 2026.

Pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja keuangan Perseroan yang solid sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, MFMI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp23,03 miliar. Perseroan juga mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp23,28 miliar dan total ekuitas mencapai Rp124,06 miliar.

Dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sekitar 95,4%, keputusan ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kondisi arus kas dan posisi keuangan yang sehat.

Sebagai informasi Saham MFMI (PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk) adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa manajemen informasi, kearsipan, dan penyimpanan data. Didukung oleh raksasa global Iron Mountain, saham ini diperdagangkan di kisaran Rp 1.300 per lembar. Saham ini dikenal memiliki free float (saham beredar di publik) yang sangat minim, yakni hanya sebesar 0,65%.

Artikel Terkait

BEI Beri Sanksi 3 Penerbit Obligasi dan Sukuk

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih terdapat tiga perusahaan tercatat yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan Tahunan per 31 Desember 2025 hingga batas waktu yang telah ditentukan.

JSPT Siapkan Dividen Tunai Rp57,9M, Catat Tanggalnya

Emiten properti dan perhotelan, Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp57,97 miliar atau setara Rp25 per saham

PYFA Tunda Rights Issue, Ini Alasannya

Pyridam Farma Tbk (PYFA) memutuskan menunda pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue

Populer 7 Hari

Berita Terbaru