Emitentrust.com – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) emiten grup Salim resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp4 per saham atau dengan total nilai Rp15.977.164.156 dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 Juni 2026.
Berdasarkan hasil RUPS, dividen akan dibagikan kepada pemegang 3.994.291.039 saham yang berhak. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 31 Juli 2026. Perseroan juga menyisihkan Rp1 miliar sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Pasal 70 ayat (1) Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara sisa laba bersih digunakan sesuai keputusan Perseroan.
RUPS yang dihadiri pemegang saham mewakili 95,7230% dari seluruh saham dengan hak suara sah itu turut menyetujui Laporan Tahunan 2025 serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian. Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.
Selain itu, RUPS memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris, dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit, untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026. Rapat juga menetapkan batas maksimal remunerasi berupa gaji dan bonus bagi Direksi serta Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026 sebesar Rp21,42 miliar.
Adapun jadwal pembagian dividen menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 7 Juli 2026, ex dividen pada 8 Juli 2026, sedangkan untuk pasar tunai cum dividen berlangsung pada 9 Juli 2026 dan ex dividen pada 10 Juli 2026. Tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen ditetapkan pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB, sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 31 Juli 2026 melalui rekening efek di KSEI atau rekening pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada perdagangan hari ini Rabu (1/7) saham IMAS turun 1,91 persen ke level Rp770.


