Emitentrust.com – PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) menyampaikan masih menyimpan Rp541,37 miliar dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 30 Juni 2026. Perseroan baru merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp55,3 miliar atau sekitar 9,27% dari total dana bersih yang diperoleh.
Direktur Keuangan YUPI, Rusman Apandi, dalam laporan penggunaan dana IPO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (15/7) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh dana IPO sebesar Rp612,64 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp15,97 miliar, YUPI mengantongi hasil bersih sebesar Rp596,67 miliar.
Sesuai prospektus, dana IPO dialokasikan sebesar 72% atau sekitar Rp429,61 miliar untuk belanja modal dan 28% atau sekitar Rp167,07 miliar untuk modal kerja. Hingga akhir Juni 2026, realisasi penggunaan dana baru mencapai Rp55,3 miliar yang seluruhnya digunakan untuk modal kerja.
Sementara itu, sisa dana sebesar Rp541,37 miliar ditempatkan pada sejumlah instrumen perbankan, antara lain giro dan deposito di Bank Panin, Bank CTBC, Bank BTPN Syariah, serta Bank OCBC Syariah, dengan tingkat bunga berkisar 0% hingga 6,25%.


