back to top

Baru Naik 10%, Pengendali DADA Langsung Jual 600 Juta Lembar

Emitentrust.com – PT Karya Permata Inovasi Indonesia selaku pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) tercatat melakukan aksi pengurangan kepemilikan saham pada 7 Januari 2026.

Manajemen DADA dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Senin (12/1) mengungkapkan bahwa PT Karya Permata Inovasi Indonesia telah melepas sebanyak 600.000.000 lembar saham DADA dengan harga Rp67 per saham.

Dengan demikian, total nilai penjualan saham tersebut mencapai sekitar Rp40,2 miliar.

Manajemen menyampaikan bahwa transaksi ini dilakukan dengan tujuan investasi, dengan status kepemilikan saham langsung.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulis manajemen dalam keterangannya.

Pasca transaksi tersebut, kepemilikan saham PT Karya Permata Inovasi Indonesia di DADA berkurang signifikan menjadi sekitar 1,6 miliar lembar saham atau setara 21,53%, dibandingkan dengan sebelumnya sekitar 2,2 miliar lembar saham atau setara 29,60%.

Pada perdagangan hari ini (13/1) saham DADA naik 1,89 persen ke level Rp54. Dalam sepekan terakhir naik 8 persen dari harga Rp50 pada 7 Januari 2026. Dalam sebulan naik 10 persen dari harga Rp50 pada 15 Desember 2025.

Artikel Terkait

16 Emiten Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Ada Yield Tembus 12,5%

Sebanyak 16 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen sepanjang 8 hingga 12 Juni 2026. Momentum ini menjadi kesempatan bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif

Emiten Prajogo (BREN) Perkuat Operasi Panas Bumi Lewat Transaksi Afiliasi Baru

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) emiten milik Prajogo Pangestu mengumumkan transaksi afiliasi melalui sejumlah perusahaan anak usahanya dengan nilai kontrak mencapai Rp17,23

Grup Emtek (SAME) Private Placement Rp32,95M, Saham Bakal Terdilusi 8,7%

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pengelola jaringan EMC Healthcare yang berada di bawah Grup EMTEK, berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,65 miliar saham baru melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru