Emitentrust.com – PT Agung Podomoro Land Tbk (IDX: APLN) menutup kuartal I-2026 dengan lonjakan kinerja signifikan. Penjualan dan pendapatan usaha tercatat mencapai Rp2,9 triliun, melesat 232% dibandingkan Rp874,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga berhasil membalikkan kinerja dari rugi menjadi laba. Laba bersih periode berjalan tercatat sebesar Rp513,8 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar pada kuartal I-2025.
Corporate Secretary APLN, Justini Omas, menjelaskan bahwa kinerja impresif ini ditopang keberhasilan strategi monetisasi aset, termasuk divestasi Deli Park Mall Medan.
“Divestasi Deli Park Mall Medan kepada investor Jepang menjadi bukti bahwa properti yang dibangun APLN memiliki nilai tinggi dan terus meningkat,” ujar Justini dalam keterangan resmi di Jakarta.
Secara operasional, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp2,6 triliun, melonjak 360% dibandingkan Rp574,4 miliar pada kuartal I-2025. Sementara itu, pendapatan berulang (recurring income) tercatat Rp260,2 miliar, turun 13% YoY akibat perubahan komposisi pendapatan pasca divestasi aset.
Manajemen menegaskan bahwa monetisasi aset matang telah menjadi strategi utama sejak 2017 untuk mengoptimalkan nilai portofolio sekaligus menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Capaian ini merupakan bukti konsistensi kami dalam menjalankan strategi terukur, baik melalui optimalisasi portofolio aset maupun penguatan operasional. Kami tidak hanya fokus pada jangka pendek, tetapi juga menjaga fundamental bisnis tetap kuat,” jelas Justini.
Ke depan, Perseroan akan menjaga momentum melalui kombinasi strategi pengembangan proyek baru, optimalisasi aset eksisting, serta peningkatan kontribusi pendapatan berulang guna menciptakan kinerja yang lebih stabil.
APLN juga akan terus mendorong penjualan dari proyek-proyek unggulan, didukung portofolio yang kuat serta strategi bisnis yang adaptif.
“Kami optimistis dengan strategi yang solid dan pengalaman panjang di industri, APLN dapat mempertahankan kinerja positif hingga akhir tahun,” tutup Justini.


