back to top

Emiten TP Rachmat (ASLC) Catat Laba Anjlok 42,6%, Sisa Rp7M di Kuartal I

Emitentrust.com- PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mencatat kinerja yang tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp7,07 miliar, turun tajam 42,6% dibandingkan Rp12,31 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pendapatan justru menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga 31 Maret 2026, pendapatan ASLC tercatat Rp283,59 miliar atau naik sekitar 27,4% dari Rp222,51 miliar pada kuartal I-2025.

Namun lonjakan pendapatan tersebut tidak diikuti oleh peningkatan profitabilitas. Beban pokok pendapatan melonjak menjadi Rp221,07 miliar dari Rp156,05 miliar, atau naik sekitar 41,7%, sehingga menekan laba bruto menjadi Rp62,52 miliar, turun 5,9% dari Rp66,46 miliar.

Tekanan juga terlihat pada laba operasi yang anjlok menjadi Rp5,33 miliar dari Rp12,63 miliar, atau turun sekitar 57,8%. Laba sebelum pajak pun ikut merosot 47,1% menjadi Rp9,22 miliar dari Rp17,42 miliar.

Dari sisi neraca, Perseroan mencatat perbaikan pada liabilitas yang turun 15,8% menjadi Rp126,17 miliar per 31 Maret 2026, dari Rp149,87 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total aset sedikit menyusut 2,4% menjadi Rp913,20 miliar dari Rp935,62 miliar.

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) adalah emiten yang bergerak di bidang ekosistem otomotif, khususnya jual beli, lelang, dan jasa terkait kendaraan bekas (mobil dan motor). Bagian dari Grup Triputra milik konglomerat TP Rachmat.

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Dapat Restu Gelar Buyback Saham Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang

BEI Minta Klarifikasi Emiten Haji Isam (JARR) Terkait Sengketa Pembelian 3.500 Ton CPO

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten milik Haji Isam memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat dari Law Office R. Azhari & Co mengenai dugaan sengketa hukum material atas transaksi pembelian crude palm oil

WIKA Sebut Sidang Perdana PKPU Anak Usaha Digelar 22 Juli 2026

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BEI: WIKA) menegaskan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru