back to top

Free Float BFIN 44,69%, Boy Thohir–Jerry Ng Pemilik Manfaat

Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) per akhir Februari 2026, porsi saham beredar di publik atau free float perseroan tercatat sebesar 44,69%, sedikit turun dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang mencapai 44,86%.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, jumlah saham free float BFIN tercatat 6,72 miliar saham dari total 15,03 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Di tengah komposisi saham publik yang masih cukup besar, kendali perusahaan pembiayaan ini tetap berada di tangan pemegang saham mayoritas. Perusahaan investasi Trinugraha Capital & Co SCA masih menggenggam 7,68 miliar saham atau setara 51,12% saham BFIN.

Trinugraha Capital diketahui menjadi kendaraan investasi yang terafiliasi dengan konglomerat energi dan finansial Garibaldi Thohir bersama bankir senior Jerry Ng. Keduanya tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) di balik pemegang saham utama tersebut.

Dengan komposisi itu, duet Boy Thohir dan Jerry Ng masih menjadi figur kunci di balik arah bisnis salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Bursa tersebut.

Di sisi lain, aktivitas kepemilikan saham juga terlihat di jajaran manajemen. Direktur BFIN, Sutadi, tercatat menambah kepemilikan saham menjadi 21 juta saham atau sekitar 0,14%, naik dari sebelumnya 19,81 juta saham.

Sementara Komisaris Lay Sioe Ho masih memegang 338,9 juta saham atau sekitar 2,25% saham perseroan.

Perseroan juga meningkatkan saham treasuri menjadi 214,38 juta saham atau setara 1,43% dari total saham beredar, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 190 juta saham.

Di sisi lain, basis investor BFIN justru mengalami penurunan. Data registrasi menunjukkan jumlah pemegang saham turun dari 14.627 investor menjadi 13.991 investor.

Meski demikian, dengan free float yang masih mendekati 45% dan pengendali yang solid di atas 50%, struktur kepemilikan BFIN mencerminkan kombinasi kendali konglomerasi kuat dengan partisipasi investor publik yang relatif besar di pasar saham.

Artikel Terkait

Mirae Asset Klarifikasi Isu Rp14,5T, Hingga Dana Nasabah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri diketahui mendatangi kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (4/3/2026).

IHSG Ditutup Anjlok 1,62%, Hampir Semua Sektor Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026). IHSG merosot 124,85 poin atau 1,62% ke level 7.585,68.

Free Float INKP Bengkak, Cucu Pendiri Sinarmas Grup Penerima Akhir

Struktur kepemilikan saham emiten pulp dan kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) masih didominasi kelompok usaha Sinar Mas.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru