back to top

IATA Konfirmasi Free Float 40,92%, Hary Tanoe Jadi Pemilik Akhir

Emitentrust.com- PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melaporkan peningkatan porsi saham free float dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) periode April 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (11/5), jumlah saham free float IATA tercatat meningkat menjadi 12,79 miliar saham atau setara 40,92% dari total saham tercatat sebanyak 31,27 miliar lembar.

Angka tersebut naik dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 40,76%.

Dalam laporan itu juga diungkap bahwa jumlah pemegang saham IATA bertambah 566 SID, dari sebelumnya 29.333 menjadi 29.899 investor.

Di sisi kepemilikan, PT Karya Pacific masih menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 15,25 miliar saham atau setara 48,79%.

Sementara itu, PT MNC Asia Holding Tbk tercatat menggenggam 3,15 miliar saham atau sekitar 10,07%, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 10,23%.

Adapun pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) IATA tetap tercatat atas nama Hary Tanoesoedibjo melalui kepemilikan tidak langsung lewat PT MNC Asia Holding Tbk.

Dari jajaran manajemen, Direktur Kahar Chua tercatat menjadi pemegang saham terbesar di level direksi dengan kepemilikan 52 juta saham atau setara 0,17%.

Selain itu, Henry Suparman menggenggam 10,31 juta saham, Leader Dermawan memiliki 4,52 juta saham, serta A. Wishnu Handoyono mengoleksi 1,19 juta saham.

Perseroan menegaskan seluruh penyusunan laporan registrasi pemegang efek telah sesuai dengan ketentuan BEI terkait perhitungan free float, termasuk pengecualian saham milik pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, hingga saham treasuri.

Artikel Terkait

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru