back to top

Tok! Friderica Widyasari Dewi Melaju Jadi Ketua OJK

Emitentrust.com- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyepakati susunan calon pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 kandidat anggota Dewan Komisioner.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat internal Komisi XI DPR RI pada masa sidang IV tahun sidang 2025–2026, yang digelar Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam keputusan tersebut, Friderica Widyasari Dewi disepakati sebagai calon Ketua Dewan Komisioner OJK, sementara Hernawan Bekti Sasongko diusulkan sebagai calon Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Selain itu, Komisi XI juga menetapkan sejumlah calon pejabat untuk memimpin sektor strategis di lembaga pengawas industri jasa keuangan tersebut.

Untuk sektor pengawasan pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon, posisi Kepala Eksekutif diusulkan dijabat oleh Hasan Fawzi.

Sementara itu, posisi Kepala Eksekutif Pengawas Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen diusulkan diisi oleh Dicky Kartikoyono.

Adapun sektor inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto akan dipimpin oleh Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif.

Komisi XI DPR RI menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil secara musyawarah untuk mufakat setelah seluruh rangkaian uji kelayakan selesai dilakukan.


Selanjutnya, hasil keputusan rapat internal tersebut akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Maret 2026 untuk ditetapkan secara resmi.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru