back to top

WGSA Umumkan Cuan Baru dari Bisnis Plastik Daur Ulang

Emitentrust.com – Emiten perusahaan investasi holding dan teknologi informasi, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), secara resmi mengumumkan ekspansi strategisnya ke sektor ekonomi sirkular melalui perdagangan plastik daur ulang.

Langkah ini ditandai dengan pencapaian perdana salah satu startup binaan mereka di bawah naungan WGS Ventures, yakni Blue Phoenix Industries.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 4 Maret 2026, manajemen WGSH mengungkapkan bahwa Blue Phoenix telah menerima pembayaran perdana dari mitra manufaktur pada tanggal 2 Maret 2026.

Pembayaran tersebut terkait dengan kerja sama pasokan pelet plastik daur ulang (recycled Polyethylene Terephthalate atau rPET) yang akan digunakan oleh salah satu perusahaan multinasional terkemuka di industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Blue Phoenix menerapkan model bisnis ekonomi sirkular yang komprehensif. Botol plastik pasca-konsumsi dikumpulkan dan diolah menjadi flakes yang homogen, sebelum akhirnya diproduksi menjadi pelet plastik berkualitas food-grade. Produk ini menjadi bahan baku utama botol baru, sehingga secara efektif mengurangi ketergantungan industri terhadap plastik virgin (vPET).

Penggunaan rPET ini diklaim mampu memangkas jejak karbon hingga 81% dibandingkan penggunaan plastik murni. Hal ini sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) serta target carbon credit yang tengah digalakkan oleh perusahaan-perusahaan global.

Direktur Utama WGSH, Hendy Rusli, menyatakan bahwa unit usaha ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan konsolidasian perseroan.”Venture ini diperkirakan memiliki estimasi volume penjualan awal sekitar 300 ton per bulan dengan siklus cash-to-cash sekitar 30 hari,” tulis manajemen dalam laporannya.

Dengan potensi pertumbuhan volume pada semester kedua tahun ini, perseroan optimis adanya tambahan kontribusi terhadap pendapatan dan laba kotor konsolidasian sekitar 40%.Untuk mendukung kebutuhan modal kerja Blue Phoenix, perseroan memanfaatkan fasilitas Demand Loan perbankan yang plafonnya telah ditingkatkan pada Desember 2025.

Menariknya, fasilitas ini dijamin melalui aset properti pribadi milik Komisaris Utama, sehingga struktur pendanaan ini dipastikan tidak akan mengganggu likuiditas utama WGSH.

Artikel Terkait

Medco (MEDC) Setujui Dividen Rp1,42T, Cair Juli 2026

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar US$87 juta atau sekitar Rp1,42 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham CTTH Mulai 5 Juni

PT Citatah Tbk (CTTH) resmi keluar dari status Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan tersebut diumumkan BEI melalui pengumuman

IHSG Ditutup Pangkas Separuh Kejatuhan, Aksi Beli Mulai Masuk!

IHSG berhasil memangkas sebagian pelemahan pada perdagangan sesi II Kamis (4/6/2026), meski tetap ditutup di zona merah.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru