Emitentrust.com – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) emiten tambang milik Prajogo Pangestu sepanjang 2025 mencatatkan laba bersih sebesar US$151,99 juta, turun sekitar 10,6% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai US$169,97 juta.
Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga ikut melemah menjadi US$0,0012, dari sebelumnya US$0,0014, atau turun sekitar 14,3% secara tahunan (yoy).
Di sisi top line, Petrindo justru mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid. Pendapatan melonjak 51,6% yoy menjadi US$1,21 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$801,72 juta. Kenaikan ini turut mendorong laba usaha naik 10,6% menjadi US$239,08 juta.
Namun, lonjakan beban keuangan menjadi salah satu faktor utama yang menekan laba. Beban keuangan tercatat naik signifikan menjadi US$96,07 juta, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya US$48,97 juta. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas pendanaan dan ekspansi perusahaan.
Di sisi lain, perusahaan masih membukukan manfaat pajak bersih sebesar US$2,73 juta, berbalik dari beban pajak pada tahun sebelumnya, yang sedikit menopang bottom line.
Dari sisi neraca, total aset Petrindo melonjak tajam menjadi US$2,69 miliar, naik sekitar 51,4% dari US$1,78 miliar pada 2024. Kenaikan ini didorong ekspansi agresif, termasuk peningkatan aset tetap, properti tambang, serta akuisisi entitas anak.
Namun, ekspansi tersebut juga diiringi lonjakan liabilitas menjadi US$2,06 miliar, naik signifikan dari US$1,21 miliar. Sementara itu, ekuitas tercatat meningkat menjadi US$626,41 juta.
CUAN mencatatkan arus kas operasi negatif sebesar US$27,59 juta, berbalik dari tahun sebelumnya yang masih positif. Hal ini mencerminkan tekanan likuiditas di tengah ekspansi besar-besaran.


