back to top

Laba ISSP Naik Tipis Meski Penjualan Turun di 2025

Emitentrust.com – PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp534,24 miliar sepanjang 2025, naik tipis sekitar 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp530,08 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan pada Senin (18/2) disebutkan kenaikan laba tersebut terjadi di tengah penurunan penjualan. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, ISSP mencatatkan penjualan Rp5,93 triliun, turun sekitar 2,9% dari Rp6,11 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Meski demikian, efisiensi biaya berhasil menjaga profitabilitas. Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp4,80 triliun dari Rp5,01 triliun, sehingga mendorong laba kotor meningkat menjadi Rp1,13 triliun, dibandingkan Rp1,10 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat Rp672,48 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp675,58 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, struktur keuangan perseroan menunjukkan perbaikan. Total liabilitas turun menjadi Rp3,12 triliun dari Rp3,25 triliun pada akhir 2024. Di saat yang sama, total aset meningkat menjadi Rp8,79 triliun, naik dari Rp8,29 triliun.

Artikel Terkait

Diinterogasi BEI, SMRU Buka-Bukaan Soal Kelangsungan Usaha

PT SMR Utama Tbk (SMRU) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait kegiatan operasional Perseroan yang hingga pertengahan Juli 2026 masih belum berjalan. Perseroan mengakui penghentian operasional telah menekan pendapatan, arus kas, serta meningkatkan ketidakpastian terhadap kelangsungan usaha.

Grup Lippo (MLPT) Stock Split 1:25, Perdagangan Akhir Senin 20 Juli 2026

PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) akan melaksanakan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25, berdasarkan pemberitahuan dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

BEI Ungkap Kondisi Terbaru Pipeline IPO

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 17 Juli 2026 telah terdapat 7 perusahaan yang melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru